Selasa, 13 Januari 2026

Historiografi (Penulisan Sejarah)

 Historiografi adalah penulisan sejarah, baik sebagai hasil karya maupun proses ilmiah, yang merupakan tahap akhir metode penelitian sejarah (setelah heuristik, kritik, dan sintesis) untuk mengkomunikasikan peristiwa masa lalu secara sistematis, sering kali mengkaji perkembangan penulisan sejarah dari masa ke masa, seperti historiografi tradisional (istana-sentris), kolonial (Belanda-sentris), nasional (Indonesia-sentris), hingga modern (berbasis studi kritis dan rakyat). 


Pengertian

Secara harfiah: Berasal dari bahasa Yunani 'historia' (sejarah) dan 'graphia' (penulisan).

Sebagai karya: Hasil akhir tulisan tentang peristiwa masa lalu, seperti buku atau laporan.

Sebagai proses: Tahap terakhir metode sejarah (setelah heuristik, kritik, sintesis) untuk menyusun dan memaparkan hasil penelitian.

Sebagai cabang ilmu: Studi tentang perkembangan penulisan sejarah dari waktu ke waktu. 


Jenis-jenis Historiografi

Historiografi Tradisional: Bersifat istana-sentris, religius-magis, dan feodal (Contoh: Babad Tanah Jawi, Hikayat Raja-raja Pasai).

Historiografi Kolonial: Belandasentris, berfokus pada kepentingan Belanda (Contoh: tulisan sejarah era VOC/Hindia Belanda).

Historiografi Nasional: Indonesia-sentris, berfokus pada peran rakyat Indonesia (Contoh: karya Sartono Kartodirdjo).

Historiografi Modern: Menggunakan metode kritis, berorientasi masalah, dan lebih subjektif-objektif (Contoh: karya dengan pendekatan rekonstruksionisme, konstruktivisme, dekonstruksionisme). 


Fungsi dan Tujuan Historiografi

Menyajikan peristiwa sejarah secara kronologis dan sistematis.

Mengkomunikasikan hasil penelitian sejarawan kepada publik.

Menganalisis perkembangan cara sejarawan menulis sejarah dari masa ke masa. 


Materi, Selasa, 13 Januari 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grobak

 https://maps.app.goo.gl/hRME7Mg4oyupSczYA grobak d.a.w.aa