Nama:
Kelas:
Mapel: Sejarah Indonesia
Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!
1.Salah satu ciri utama dari historiografi tradisional adalah sifatnya yang 'regiosentris'. Apa yang dimaksud dengan istilah tersebut?
A. Penulisan sejarah yang berpusat pada kedaerahan atau kerajaan tertentu.
B. Berpusat pada kehidupan rakyat jelata di pedesaan.
C.Berfokus pada kepentingan penjajah di wilayah koloni.
D.Penulisan sejarah yang menggunakan metodologi penelitian modern.
2. Mengapa historiografi tradisional sering kali dianggap memiliki unsur subjektivitas yang tinggi dan bercampur dengan mitos?
A. Karena bertujuan untuk melegitimasi kekuasaan raja dan keturunannya.
B. Karena ditulis oleh sejarawan profesional dari luar negeri.
C. Karena tidak ada sistem tulisan pada masa tersebut.
D. Karena sumber sejarah yang digunakan hanyalah arsip kolonial.
3.Historiografi kolonial biasanya memiliki sudut pandang 'Neerlandosentris'. Hal ini berarti...
A. Penulisan sejarah yang bersifat objektif dan netral.
B. Sejarah ditulis berdasarkan sudut pandang rakyat pribumi.
C. Aktivitas orang Belanda di tanah jajahan menjadi fokus utama cerita.
D. Sejarah yang menceritakan tentang penyebaran agama di Nusantara.
4. Karya sejarah 'Babad Tanah Jawi' merupakan contoh dari jenis historiografi...
A. Nasional
B. Modern
C. Tradisional
D. Kolonial
5. Seminar Sejarah Nasional I tahun 1957 di Yogyakarta dianggap sebagai titik balik penting karena...
A. Dimulainya penggunaan bahasa Belanda dalam penulisan sejarah.
B. Ditetapkannya sejarah sebagai mata pelajaran wajib di sekolah.
C. Penemuan prasasti-prasasti tertua di Nusantara.
D. Munculnya kesadaran untuk menulis sejarah dengan sudut pandang Indonesiasentris.
6. Salah satu kelemahan historiografi kolonial adalah...
A. Kurangnya data statistik dan arsip.
B. Mengabaikan peran dan eksistensi rakyat pribumi dalam narasi sejarah.
C. Penulisannya tidak disusun secara kronologis.
D. Terlalu banyak menggunakan unsur mitos.
7. Historiografi modern mulai menggunakan pendekatan 'multidimensional'. Maksud dari pendekatan ini adalah...
A. Menulis sejarah hanya berdasarkan tradisi lisan.
B. Menulis sejarah dari berbagai sudut pandang ilmu sosial (sosiologi, ekonomi, antropologi).
C. Menghilangkan fakta-fakta pahit dalam sejarah bangsa.
D. Hanya fokus pada aspek politik dan perang.
8. Tokoh sejarawan Indonesia yang mempelopori penulisan sejarah dengan pendekatan sosiologis melalui karyanya 'Pemberontakan Petani Banten 1888' adalah...
A. Nugroho Notosusanto
B. Soedjatmoko
C. Mohammad Yamin
D. Sartono Kartodirdjo
9. Sifat 'Istanasentris' dalam historiografi tradisional berarti bahwa...
A. Sejarah hanya membahas kehidupan raja dan keluarga bangsawan di lingkungan istana.
B. Rakyat memiliki hak untuk mengkritik kebijakan istana dalam penulisan sejarah.
C. Istana adalah tempat penyimpanan dokumen sejarah paling lengkap.
D. Arsitektur istana menjadi objek penelitian sejarah yang paling utama.
10. Perbedaan utama antara historiografi kolonial dan historiografi nasional terletak pada...
A. Sudut pandang atau perspektif penulisan (Eropasentris vs Indonesiasentris).
B. Bahasa yang digunakan dalam penulisan.
C. Keakuratan tanggal kejadian.
D. Jumlah halaman dan ketebalan buku.